SIpodcast Episode 36 Angkat Dinamika Perkuliahan di Era AI

"Belajar Lebih Cerdas atau Justru Lebih Malas?"

Makassar — Himpunan Mahasiswa Jurusan Sistem Informasi (HMJ SI) kembali menghadirkan diskusi kritis dan reflektif melalui SIpodcast Episode 36 yang mengangkat tema “Kuliah di Era AI: Belajar Lebih Cerdas atau Lebih Malas?”. Podcast ini diselenggarakan pada Sabtu, 11 Oktober 2025, bertempat di Afila Media Karya, dengan menghadirkan Muhammad Sulfikar Haris sebagai narasumber.

Episode ini membahas fenomena pesatnya penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam dunia pendidikan tinggi, khususnya di kalangan mahasiswa. Kehadiran teknologi AI, seperti tools pembantu belajar dan asisten digital, membawa perubahan signifikan dalam cara mahasiswa mengakses informasi, menyelesaikan tugas, hingga memahami materi perkuliahan. Namun, di balik kemudahan tersebut, muncul pertanyaan kritis mengenai dampak AI terhadap pola belajar mahasiswa.

SIpodcast Episode 36 juga mengulas peran perguruan tinggi dan dosen dalam menyikapi perkembangan AI. Institusi pendidikan dinilai perlu menyesuaikan metode pembelajaran, sistem evaluasi, serta kebijakan akademik agar tetap relevan dengan perkembangan teknologi, sekaligus menjaga integritas akademik. Edukasi literasi AI menjadi aspek penting agar mahasiswa mampu memahami batasan, etika, dan tanggung jawab dalam menggunakan teknologi tersebut.

Diskusi berlangsung dalam suasana dialogis dan kritis, mendorong mahasiswa untuk merefleksikan kembali cara mereka belajar di tengah kemajuan teknologi. Podcast ini mengajak pendengar untuk melihat AI bukan sebagai ancaman, melainkan sebagai peluang untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, selama digunakan dengan sikap sadar, etis, dan bertanggung jawab.

Melalui SIpodcast Episode 36 ini, HMJ Sistem Informasi berharap mahasiswa dapat mengembangkan pola belajar yang adaptif dan cerdas di era AI, tanpa kehilangan esensi proses akademik. Podcast ini diharapkan menjadi ruang edukatif yang mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan teknologi secara optimal sekaligus tetap menjaga nilai-nilai intelektual dan integritas akademik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *